Sisi Positif dan Negatif Seorang Gamers
Gamers adalah seorang yang kecanduan bermain video games.
Banyak dari teman ‘Pororo’ yang gamers :v Seorang gamers tentunya memiliki sisi
yang positif dan negatif.
Berikut
beberapa sisi positif dari seorang gamers :
1. Mandiri
Gamers
tidak akan manja pada kedua orangtuanya. Para gamers dominan bisa mengurus
dirinya sendiri dan hal itu yang membuatnya banyak berpengalaman.
2. Jarang
Sedih
Ketika
gamers sedang sedih ataupun galau maka ia akan menghabiskan waktunya dengan bermain
game yang bisa membuat dia lupa akan kesedihannya. Seperti sahabat - sahabat ‘pororo’ ini yang katanya susah move
on, hobi galau atau apalah :v Dia bermain games untuk mengurangi kegalauannya
itu(?) :v
3. Banyak
Teman
Mereka
banyak teman karena lewat gamenya yang selalu online dan sering chatting, dan
hal ini dapat membuat para gamers mempunyai banyak teman dari berbagai pulau,
bahasa, budaya, dan bahkan negara.
4. Dapat
mengurangi stress
Tekanan
belajar yang padat dan kegiatan ekstrakurikuler yang banyak seringkali membuat stres.
Video game menawarkan untuk mengurangi tingkat stres mereka. Dengan bermain
game, maka ia akan terbebas dari segala tekanan yang mereka hadapi di dunia
luar. Untuk menghilangkan stresnya, ia bisa membenamkan dirinya dalam asyiknya
bermain video game.
5. Berkembangnya
Kemampuan
Dilakukan
penelitian di Amerika Serikat, New York bahwa anak yang sudah mengetahui
strategi dalam game dapat meningkatkan daya kemampuan berkembang dalam
Matematika, pemecahan masalah, dan kemampuan membaca terlebih lagi bila game
yang biasa dimainkan berbahasa inggris.
6. Setia
Ketahuilah bahwa seorang gamer itu merupakan sosok yang setia
pada pasangannya. Memang dari sisi ini, pacaran dengan gamers tidak usah
takut selingkuh, karena mereka sudah memiliki game untuk dimainkan, dan mereka
pun keseringan suka cuek dengan lawan jenis.
Berikut
beberapa sisi negatif dari seorang gamers :
1. Lupa
Segala Hal
Dari
terlalu asiknya bermain game mereka sampai lupa waktu. Hal ini terbukti,
kebanyakan para gamers sering tidur hingga larut malam bahkan, ada yang tidak
tidur malam. Lupa makan serta sulit membagi waktu antara bermain atau belajar.
2. Rentan
terhadap penyakit
Terkadang
anak tidak tahu dampak kekurangan makan, minum, dan kekurangan olahraga dapat
menyebabkan badan mudah terkena penyakit tetapi bisa saja orang tersebut doyan
makan, tetap saja kurangnya aktivitas yang dilakukan tubuh berdampak kurang
bugar di masa depannya karena kurang lancarnya metabolisme tubuh. Radiasi yang
dipancarkan monitor juga dapat merusak mata dan juga saraf, hal ini terbukti sering
ditemui pemain games yang sering menggunakan kacamata.
3. Jarang
Pacaran Secara Nyata
Banyak
para gamers yang ‘pororo’ jumpai yaitu sahabat – sahabat ‘pororo’ sendiri. Mereka
jarang berpacaran secara nyata maksudnya, ada yang menganggap laptop atau
gadget gamesnya itu sebagai pacar mereka sendiri :v Sekalipun pacaran, eh
LDR-an kenalnya dari games pula :v Kebanyakan gamers sulit untuk meluangkan
waktu untuk pacarnya dengan alasan yang bebagai macam :3
4. Cuek
Bebek ke Lawan Jenis
Cuek
bukannya karena males dengan lawan jenisnya, tetapi dikarenakan ia sering
memikirkan gamenya dibanding lawan jenis, ini juga merupakan kelebihan dan
sekalian kekurangannya, kelebihannya mereka jarang selingkuh dan setia pada
pasangannya, kekurangannya "Suka banya alasan kalau di ajak jalan" :3
5. Kurangnya
bersosialisasi dengan lingkungan sekitar
Kebanyakan
dalam game dituntut untuk melakukan banyak hal agar tidak tertinggal dengan
orang lain, dengan tuntutan semua itu, Gamers biasanya lebih menyita waktu
depan game yang dia sukai, dan akibatnya tidak ada rasa ingin bermain dengan temannya
yang lain dan hanya menikmati kesendirian depan game tersebut. Hal ini dapat
berakibat negatif bagi pergaulannya.
6. Sulit
berkonsentrasi
Terkadang
games membuat mereka susah berkonsentrasi dalam pelajaran. Hal ini disebabkan pikirannnya
selalu ingin bermain game dan ingin segera pulang bermain game bersama
teman-teman gamenya.
Dengan terbiasa berinteraksi satu arah yaitu depan
monitor saja, membuat mereka sulit berinteraksi dan akan sulit menemukan waktu untuk
mengekspresikan diri sendiri, dengan otak anak yang terkenal sangat lincah,
aktif, dan penuh ekplorasi sedikit demi sedikit akan tumpul bila kehidupannya
hanya dalam satu ruangan saja karena interaksi sosial juga meningkatkan
kepintaran anak.
7. Jarang
Pulang
Para
gamers sering jarang pulang, dikarenakan para gamers sering meluangkan waktunya
di warnet atau kadang dirumah teman sesama gamersnya (:v) ketimbang pulang.
Sebenarnya para gamers itu setia,
baik, dan juga ramah terhadap orang lain. Yang kita butuhkan adalah memperbaiki
dirinya agar tahu waktu, dan memperdulikan kehidupan nyata dibandingkan dunia
maya yang tiada habisnya itu.
Walaupun begitu para gamers ialah
pasangan yang cocok bagi berbagai kalangan, karena tidak ada selingkuh –
selingkuhan :’v dan Gamers juga memiliki kalimat bijak dan sangat masuk akal (Mancaayy
:v) yaitu :
"Kami sudah memiliki permainan untuk dimainkan, Jadi Kami tidak akan mempermainkanmu"
-Gamers
Sumber: http://deaamini24.blogspot.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar